(Review Novel) Keajaiban Toko Kelontong Namiya yang Menyentuh (2020)

    

Keajaiban Toko Kelontong Namiya adalah salah satu karya dari Keigo Higashino, seorang pengarang novel misteri paling terkenal di Jepang. Novel ini tidak termasuk ke dalam seri Detektif Galileo dan Detektif Polisi Kaga. 


Satu Kalimat tentang Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Novel fantasi yang membawamu masuk ke dalam cerita dan merasakan satu persatu tokoh di dalamnya seakan ini adalah cerita nyata dalam hidupmu.


keajaiban-toko-kelontong-namiya



Review Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya


Keajaiban Toko Kelontong Namiya
ナミヤ雑貨店の奇蹟 [Namiya Zakka-ten no Kiseki]
Penulis: Keigo Higashino
Translator: Faira Ammadea
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan pertama: 2020
ISBN13 9786020648293
400 halaman


The first way to make a lasting impact on others is by helping them achieve their goals. 

Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya menyadarkan pembacanya bahwa kita berperan penting dalam hidup orang lain dan sesuatu yang berasal dari hati akan mampu menggerakan hati.


Daftar Isi

Bab 1. Jawaban Ada di Kotak Susu
Bab 2. Alunan Harmonika di Malam Hari
Bab 3. Semalam di Civic
Bab 4. Mengheningkan Cipta Bersama the Beatles
Bab 5. Doa dari Langit


Alur cerita

Pada tahun 2012, Atsuya, Shota, dan Kohei - tiga orang pemuda nakal yang tengah dalam pelarian setelah mencuri - masuk ke sebuah toko kelontong yang sudah tidak berpenghuni. Mereka berencana untuk beristirahat semalam saja di sana untuk kemudian melarikan diri lagi di pagi hari. 

Mereka masuk dari pintu belakang, melalui gang selebar satu meter di antara toko dan pondok. Di belakang rumah ada pintu menuju dapur dan sebuah kotak kayu untuk botol susu sapu dipasang di dinding di sebelah pintu.

Kondisi rumah tampak sudah tidak dihuni lama sekali. Ketika mereka bersiap untuk beristirahat, mereka diinterupsi oleh surat lewat lubang surat, yaitu kotak kardus yang ditaruh dekat pintu gulung. Padahal saat itu larut malam apalagi ditujukan ke rumah kosong. Surat itu berasal dari Kelinci Bulan. 


Atas dorongan keingintahuan, mereka sepakat untuk membaca surat itu. Mereka bertambah bingung dan sekali lagi mengecek toko itu dari luar. Membaca nama toko Namiya, Atsuya menyadari sesuatu kalau di salah satu majalah yang tergeletak disana terdapat sebuah artikel berjudul: "Popularitas yang Meroket! Solusi Masalah dari Sebuah Toko Kelontong".


Kata masalah yang menjadi judul artikel majalah menggunakan kata nayami dalam bahasa Jepang. Hal itu yang membuat Atsuya merasa tidak asing dengan kata Namiya.


Fakta yang mereka temukan adalah toko kelontong Namiya di tahun 1980 menjadi populer setelah pemiliknya yang bernama Yuji Namiya, siap mendengarkan dan memberikan nasihat kepada orang yang merasa mempunyai masalah.


Orang-orang yang mengirimkan surat akan mengirimkan lewat lubang surat di pintu gulung. Mr. Namiya akan membalas surat itu keesokan paginya dan menaruh surat di kotak penyimpanan botol susu, supaya mereka bisa berkorespondesi secara anonim (mirip agony aunt).


Kemudian apa yang ketiga pencuri ini lakukan dengan surat dari Kelinci Bulan?

Kohei membalasnya dan menaruhnya di kotak susu. Sesaat setelah itu mereka menyadari kalau telah berbuat kesalahan. Mereka takut jika polisi menemukan mereka dari sidik jari di surat. Atsuya kemudian berhasil membuka kotak susu yang tertutup rapat. Namun di dalamnya mereka tidak menemukan surat itu.

Tidak berapa lama mereka mendengar bunyi dari arah toko dan mendengar suara terjatuh dari lubang surat. Itu adalah surat balasan dari Kelinci Bulan.

Setelah beberapa lama berkorespondensi, mereka menyadari kalau surat itu ditulis oleh pengirimnya pada tahun 1980, 32 tahun yang lalu.

Mereka bertiga akhirnya menjadi begitu antusias untuk terus membalas setiap surat yang masuk, akhirnya menemukan titik terang atas misteri ini, termasuk masa lalu Namiya, dan diikuti dengan berbagai keajaiban lainnya yang saling berhubungan satu sama lain. 

Konflik


Berbagai konflik diceritakan di dalam novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya yang dialami setiap karakternya.



Karakter dalam Cerita

Atsuya

Pemimpin dari ketiga pencuri. Dia adalah anak yatim piatu yang meninggalkan rumah dan kemudian tinggal di rumah yatim piatu - Rumah Perlindungan Anak Taman Marumitsu. Dia tidak merasa perlu untuk membalas surat-surat itu karena mereka hanya tinggal sementara di sana.

Kohei

Teman masa kecil Atsuya dan juga pernah tinggal di rumah yatim piatu yang sama. Dia yang membalas surat-surat itu dengan sepenuh hati. 

Shota

Teman masa kecil Atsuya yang juga tinggal di rumah yatim piatu yang sama. Dia keras kepala dan terkadang terlibat adu mulut dengan Atsuya.

Yuji Namiya

Pemilik toko kelontong Namiya yang selalu membalas dengan serius setiap surat yang masuk dan meminta saran. Sepeninggalan istrinya, dia merasa hidupnya jauh lebih hidup dan berwarna karena dia merasa berkontribusi terhadap hidup orang lain (kondisi ini seperti yang dijelaskan dalam konsep hidup Ikigai). 

Mr. Namiya kemudian diceritakan menderita kanker pankreas. Dia menjalani sisa waktunya dengan membalas setiap surat yang masuk. Dia juga menyadari adanya keajaiban yang terjadi di toko kelontong Namiya, karena itu dia meminta anaknya melakukan sesuatu untuknya di 32 tahun mendatang.

Kelinci Bulan

Atlit wanita yang mempunyai dilema antara merawat tunangannya yang sedang sakit parah atau mewujudkan mimpi mereka berdua untuk mengikuti Olimpiade.

Artis Toko Ikan

Remaja yang dilema antara meneruskan usaha toko ikan ayahnya atau mengejar cita-cita sebagai seorang musisi.

Sungai Hijau

Gadis muda yang bimbang antara aborsi karena keadaan ekonomi yang sangat miskin atau melahirkan anak karena ini mungkin kesempatan dia yang terakhir.

Paul Lennon

Remaja berasal dari keluarga kaya, yang bingung untuk ikut keluarganya melarikan diri setelah mengalami kebangkrutan atau memilih jalannya yang sendiri.

Anak Anjing yang Kebingungan

Gadis muda yang kebingungan untuk memilih pekerjaan untuk mendapatkan uang.

Tema yang Diangkat di Dalam Cerita

Di dalam novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya banyak mengangkat isu-isu sosial seperti kenakalan pemuda, yatim piatu, ibu tunggal, patriarki, masyarakat berpenghasilan rendah, keluarga bankrut, krisis ekonomi, dan banyak permasalahan yang biasa kita lihat dari kehidupan orang biasa.

Selain isu sosial, novel ini menyelipkan juga kisah cinta yang hebat, yang dapat mengalahkan waktu, bahkan kematian.

Di tengah budaya patriarki di negara Jepang, novel ini juga menampilkan banyak karakter wanita yang kuat yang mempunyai posisi penting dan berpengaruh pada kehidupan orang lain.


Nilai yang Bisa Diambil

Novel ini menyadarkan saya bahwa tidak semua orang beruntung dan mengecap kehidupan yang layak. Namun, bahkan di dalam kekurangan, kita sebenarnya bisa meringankan kehidupan orang lain dan berkontribusi untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik lagi buat orang lain.

Kita masih mempunyai sesuatu yang jauh berharga dari uang, yaitu waktu dan perhatian. Jika seseorang meminta bantuan atau sekedar curhat, berarti dia telah mempercayakan kita dan kita punya tanggung jawab atas kepercayaan itu.


Konklusi

Novel Keajaiban Toko Kelontong adalah novel yang worth it banget buat dibaca, menyentuh dan mempunyai makna yang dalam. Jika kalian ada waktu dan akses, bisa juga sekalian menonton filmnya.


Fakta Tentang Novel

Novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya telah diadaptasi ke layar lebar di Jepang dan juga di Cina pada tahun 2017. Trailer film bisa kalian lihat di bawah ini.



 


  

Fakta Tentang Penulis


Keigo Higashino adalah penulis fiksi paling populer di Jepang yang terkenal dengan novel misteri. Dia dilahirkan pada tanggal 4 Februari 1958 di Osaka dan mulai menulis ketika dia masih bekerja sebagai Engineer di Nippon Denso Co. 


Novelnya yang berjudul Hōkago (After School) membawa Higashino memenangkan penghargaannya yang pertama pada tahun 1985, The Edogawa Rampo Prize, yaitu penghargaan bergengsi untuk karya misteri terbaik.


Ia kembali memenangkan penghargaan the Mystery Writers of Japan Inc Award untuk Novel Himitsu (The Secret) pada tahun 1999. Penghargaan yang selanjutnya diperoleh adalah the 134th Naoki Prize untuk Yōgisha X no Kenshin - Kesetian Mr. X.


Buku Devotion of Suspect X memenangkan kembali the Naoki Prize dan merupakan buku kedua dengan penjualan terbanyak di seluruh Jepang, dengan penjualan lebih dari 800.000 kopi. 


Di luar penghargaan ini, dia berhasil memenangkan banyak penghargaan lainnya yang bisa kalian di profil wikipedia.


Novel Keigo Higashino merupakan novel yang paling banyak diangkat ke layar lebar dan TV seri.

...
Nah setelah membaca review ini, apakah kalian juga tertarik membacanya? 
Happy reading!


xoxo


Referensi

Profil Keigo Higashino, Goodreads
Miracle of the Namiya General Store, Wikipedia.


0 Comentarios