Review Komik Agen Polisi 212 - Siang dan Malam #01

          

Komik Agen Polisi 212 Siang dan Malam adalah seri pertama dari komik Agen Polisi 212 yang ditulis oleh Raoul Cauvin. 


Satu Kalimat tentang Siang dan Malam, Agen Polisi 212

Edisi pertama yang lucu banget dan berhasil memikat pembaca untuk baca edisi Agen Polisi 212 yang lain.



agen-polisi-212-siang-dan-malam



Review Komik Agen Polisi 212: Siang dan Malam


Agen Polisi 212: Siang dan Malam
L'Agent 212 29 - L'Agent 212 24 heureus sur 24
Penulis: Raoul Cauvin
Translator: Herry Wijaya
Penerbit: PT Bhuana Ilmu Populer
2011
46 halaman
Baca di: app Ipusnas


Sinopsis

Ingin Berjasa - Arthur berusaha menyelamatkan Kakek yang mencoba bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari genteng rumah. Namun, mereka berdua jadi berakhir di ranjang rumah sakit.


Keluhan Para Tetangga - Arthur yang sedang bertugas malam hari, terpaksa mendatangi rumah yang membuat keributan dari laporan tetangganya. Tiga kali dia bolak balik sampai yang terakhir itu berhasil. Yang terjadi sebenarnya di luar dugaan.


Orang-orang Gila - Seorang pria di pinggir jalan berusaha berbicara dengan Arthur. Arthur berusaha menebak bahasa apa yang dipergunakan Pria itu. Sebelum dia berhasil memecahkan teka-teki ini, pria yang diketahui bernama Fred dibawa oleh petugas Rumah Sakit Jiwa kembali. Yang dilakukan Arthur berikutnya membuat kita tertawa.


Siapa Menggali, untuk Siapa? - Arthur tengah patroli malam hari. Dia menemukan si Kakek (dia lagi.. dia lagi) yang menggali kuburan untuk bunuh diri. Arthur berusaha mengeluarkannya. Namun, mereka berdua jadi terkubur bersama.

Bisu-Tuli? - Arthur mengikuti iring-iringan orang yang membawa jenazah ke pemakaman. Di tengah prosesi, Arthur mendengar suara keras dari peti mayat. Begitu dibuka ternyata pria di dalam peti masih hidup. Hanya saja dia salah didiagnosa oleh dokter Boof yang tuli dan bisu. Pemakaman pria gelandangan itu diatur juga oleh Yayasan Bisu Tuli. (Menjelaskan mengapa tidak ada yang mendengar suara pukulan dari dalam peti kecuali Arthur).

Pertunjukan Kekuasaan - Arthur bertemu si Tukang Mabuk yang hendak menyetir. Arthur menahan kunci mobilnya tapi sesaat kemudian hujan turun dengan deras. Arthur akhirnya menyerahkan kunci itu kembali dan menyuruh si Pemabuk pergi. Loh apa maksudnya ya?

Pencuri Sepeda - Arthur mendatangi warga yang tadi menelpon dengan sepeda. Sepedanya diparkir di depan tempat sampah. Tak lama, seorang gelandangan datang dan mengambil bannya karena dikira sampah. Arthur berhasil menangkapnya. Namun, ketika dia kembali ke rumah itu, sepedanya sudah tidak ada. Kemana ya?


Petir-Petir! - Hujan turun ketika Arthur sedang bertugas. Arthur tidak mau baju seragamnya bau karena basah kuyup terkena hujan. Di tempat berteduh, dia bertemu polisi muda. Arthur protes dan menyuruh polisi muda bertugas, namun polisi itu menolaknya karena hujan sangat deras. 

Arthur yang marah dan ingin membuktikan kalau polisi tua terbuat dari baja. Arthur kembali bertugas di tengah hujan deras. Tak lama, Arthur yang malang terkena sambaran petir. Si polisi muda membawanya kembali ke tempat berteduh sambil mengatakan Arthur berasal dari baja "cor-cor an".. lol


Biang Kerok - Arthur bertemu Si Kakek Suicidal Man yang tengah sibuk mengerjakan DIY. Arthur merasa dia bangga dengan si Kakek karena akhirnya pria tua itu bosan melakukan percoban bunuh diri. Sesaat setelah Arthur meninggalkan si Kakek, dia kembali lagi karena penasaran DIY apa yang dibuat. 

Tidak disangka Arthur marah karena si Kakek tidak berubah. Dia membawa DIY itu ke rumahnya. Ada yang bisa menebak apa yang kira-kira Kakek itu buat?


Papan Luncur - Seorang pria melapor kepada Arthur yang sedang bertugas kalau ada kendaraan di tengah kendaraannya. Ternyata kendaraan si pria itu adalah sebuah papan luncur yang dilengkapi dengan lampu kabut, nomor kendaraan dan bahkan papan spion. 

Arthur bertanya apakah itu bisa dipergunakan? Tanpa memperhatikan sekeliling, si Pria naik ke papan luncurnya dan melaju. Hanya saja dia tidak melihat truk besar pengangkut di depannya. Poor him.


Puncak? - Arthur tengah bertugas di sebuah kastil. Dia melihat sebuah meriam dengan instruksi "masukan puntung rokok disini". Ternyata si Kakek Suicidal Man ada di dalamnya. Arthur menyuruhnya keluar, sampai harus memborgolnya

Di  saat yang sama, seorang pengunjung membaca instruksi dan memasukan puntung rokok. Arthur dan Suicidal Man terbang tinggi dan keduanya (lagi lagi) berakhir di ranjang rumah sakit.


Tangan Panjang ... - Arthur ikut seorang polisi udara yang menerbangkan helikopter. Di tengah-tengah tour, mereka melihat pelanggaran lalu lintas. Arthur tidak ingin melewatkannya, dan dia pun .... terjun bebas. 


Si Ahli Pikir - Arthur (lagi-lagi) bertemu si Kakek Suicidal Man di tengah hujan deras. Si kakek memegang sebatang lidi, dengan harapan terkena sambaran petir. Yang terjadi di luar dugaan Arthur. 

Pengurus Bayi, Menyedihkan - Seorang nenek meninggalkan cucunya di dalam kereta bayi di luar toko. Si bayi meloncat-loncat sehingga keretanya melaju ke tengah jalan dan menabrak Arthur yang sedang bertugas. Arthur yang kebingungan malah disemprot Komisaris yang menyangka itu adalah bayinya. 

Bagaimana nasib si bayi dan Arthur? Kalian perlu baca edisi yang ini. 

Diet - Arthur melakukan diet ketat setelah timbangannya rusak karena dia overweight. Dalam dua minggu, dia mampu turun 15 kilo. Namun, meniup peluit saja dia tidak sanggup. Akhirnya dia pun menyerah dan kembali ke rumah.

So-sial? - Arthur bertemu Kakek Suicidal Man dalam pakaian kostum kelinci. Selanjutnya dia bertemu dengan pemburu yang mengatakan kalau ini musim berburu. 

Arthur segera mencari si Kakek, dan ketika mendengar suara si Pemburu, Arthur bersama si Kakek bersembunyi di balik semak-semak. Si pemburu menembakan pelurunya ke dalam semak-semak. Tembakannya tidak mengenai kelinci besar, namun peluru bersarang di pantat babon besar, seperti itulah penjelasan dokter. 


Balon Udara - Arthur bertemu Kakek Suicidal Man yang hendak terbang dengan balon udara dalam upaya bunuh diri. Arthur meminta si Kakek turun. Di tengah perdebatan, seorang anak melepaskan tali pengikat dan balon udara pun naik ke atas. 

Arthur berusaha agar mereka bisa turun. Sampai akhirnya dia melepaskan tembakan sehingga balon udara kempes dan mereka turun dengan selamat di daratan. Eits tapi tunggu dul, mereka mendarat di tengah rel kereta api yang tidak lama sesudah itu mereka tertabrak dan (lagi-lagi) menghabiskan waktu berdua di rumah sakit.

Seninya! - Seorang maling ditangkap dan Arthur diminta menjaganya dalam semalam. Si maling meyakinkan Arthur kalau dia tidak bersalah dan bahkan memperlihatkan bagaimana dia bekerja. Mampukah Arthur percaya?

Karakter Utama dalam Cerita

Arthur Delfouille

Agen polisi dengan kode Agen 212 adalah polisi yang baik tapi sering tertimpa kemalangan. Badannya besar dan overweight menurut dokter yang memeriksanya. Partner patrolinya adalah Albert. Dia juga sering ditugaskan untuk menyamar.

Arthur menyukai pertandingan sepak bola dan semangat jika diajak berpartisipasi untuk memakai kostum di pesta tahunan polisi.


Louis Delfouille

Istri Arthur yang seorang ibu rumah tangga. 

Ibu Mertua Arthur

Ibu dari Louis yang menganggap Arthur bodoh dan kerap menyesali mengapa anaknya menikah dengan polisi seperti dia. Menurutnya, bukan salah Arthur karena semua orang lahir tidak dalam kondisi IQ yang sama.

Albert

Teman patroli Arthur. 

Komisaris Raoul

Komisaris polisi yang suka memberikan Arthur hukuman turun menjadi polisi lalu lintas jika terkena hukuman. 


Kiki

Anjing chihuahua yang dibeli Louis untuk melepaskan stres sebagai ibu rumah tangga. Awalnya Arthur malu karena ukuran Kiki yang sangat kecil (seperti Obelix dan Dogmatix) tapi kemudian menjadi sangat dekat ketika Kiki menggigit Ibu Mertua. 

Arthur menjadi sangat dekat dengan Kiki, bahkan menganggapnya seperti anak sendiri. 


Antagonis dalam Cerita

Karakter Antagonis yang kerap muncul di dalam komik.

Suicidal Man si Kakek yang tidak pernah bosan mencoba untuk bunuh diri. Sayang aksinya selalu berhasil digagalkan oleh Arthur walau seringnya mereka berdua tertimpa kesialan.

Pria pemabuk dengan kostum seperti orang pulang dari pesta. Selalu menyulitkan polisi dan tidak pernah ingat siapa dirinya.


Konklusi

Arthur berusaha menjadi polisi yang melayani masyarakat, walaupun terkadang yang dilakukannya membawa kesialan buatnya.

Dibandingkan edisi yang lainnya,  komik Agen Polisi 212 Siang dan Malam menampilkan cerita dengan si Kakek Suicidal Man lebih banyak. Termasuk cerita yang buat saya paling lucu yaitu So-Sial? dan Balon Udara.

Star: 4

Buku ke-56 di tahun 2021


Fakta Tentang Komik Agen Polisi 212

Komik Agen Polisi 212 yang diterbitkan oleh PT Bhuana Ilmu Populer (BIP) berukuran 8,6 x 6,2 inch sejak tahun 2011. 16 edisi pertama pernah diterbitkan dalam ukuran besar 11 x 8,3 inch oleh PT Midas Surya Grafindo (Misurind) - perusahaan percetakan yang sudah tidak ada lagi sekarang.



  

  

Fakta Tentang Raoul Cauvin


Raoul Caouvin adalah penulis komik humor yang populer. Dia dilahirkan pada tanggal 26 September 1938 di Belgia. Dia bekerja di Dupuis sejak tahun 1960, menuliskan banyak komik dan banyak memenangkan penghargaan.




...
Nah setelah membaca review ini, apakah kalian juga tertarik membacanya? 
Happy reading!


xoxo

Baca juga: Edisi lain dari Agen Polisi 212

Referensi

Profil Raoul Cauvin, Wikipedia
Agent 212, Wikipedia.


0 Comentarios