Review Komik Agen Polisi 212: Umpan Beruang #15

          

Komik Agen Polisi 212 Umpan Beruang adalah seri ke-15 dari komik Agen Polisi 212 yang ditulis oleh Raoul Cauvin. 


Satu Kalimat tentang Umpan Beruang, Agen Polisi 212

Terkadang hal-hal kecil seperti membaca komik lucu seperti ini yang membuat orang senang.



agen-polisi-212-umpan-beruang




Review Komik Agen Polisi 212: Umpan Beruang


Agen Polisi 212: Umpan Beruang
L'Agent 212 29 - L'Agent 212 L'appeau de Pours
Penulis: Raoul Cauvin
Translator: Herry Wijaya
Penerbit: PT Bhuana Ilmu Populer
2010
46 halaman
Baca di: app Ipusnas


Sinopsis

Umpan Beruang - Sebuah mobil dengan muatan menabrak pohon. Sopirnya terluka dan beruangnya kabur. Penutup mulut si beruang pun juga ikut lepas akibat tabrakan. Alfred dan Albert menelpon kantor polisi untuk meminta bantuan dan ambulans. Sementara mereka menunggu, mereka mencari si beruang.

Olala ternyata si beruang itu ganas kecuali pada pemiliknya, sehingga Alfred dan Albert harus pura-pura mati berbaring di atas rumput. Lalu bagaimana kelanjutannya.


Takut Darah - Arthur menemani Komisaris ke TKP pembunuhan. Arthur tidak mempu menandai korban dengan kapur dan bahkan seharian itu dia selalu ingin muntah jika melihat warna merah seperti darah, termasuk saus tomat.


Tukang Jeruk - Seorang Ibu penjual jeruk di gerobak sedang menjajakan dagangan ketika Arthur sedang bertugas. Karena dia tidak mempunyai ijin berjualan, si ibu bilang akan pulang ke rumah. Namun dia tetap berteriak menjajakan dagangannya. Arthur melarangnya. Eh, si Ibu malah bernyanyi dengan lirik menjajakan jeruk. Bagaimana kelanjutannya?


Ikut Terbang! - Arthur dan Alfred mengejar seorang perampok perhiasan. Ketika si perampok naik pesawat terbang kecil, tanpa pikir panjang Arthur ikut menggelantung. Banyak cerita lucu disini sampai mereka tersangkut di kabel listrik. Mampukah Arthur selamat?

Anak Nakal! - Arthur menyeberangkan anak sekolah. Ketika mereka semua sudah menyeberang, Arthur baru menyadari kalau ada anak yang menalikan tali sepatunya sehingga dia hampir hilag keseimbangan.

Senjata Makan Tuan! - Seorang pria melaporkan tetangganya yang melakukan aktivitas dengan air, sesaat setelah melihat pemberitahuan di TV. Mulai saat itu, polisi akan menindak hukum orang yang memakai air secara berlebih.

Si pria tertawa tergelak setiap kali Arthur memberikan surat denda kepada tetangganya. Dirasa cukup, si pria pun pulang ke rumah. Kini Arthur mendapat protes dan marah dari para tetangga si pria. Saking kesalnya, akhirnya Arthur mendatangi si pria pelapor yang sedang berendam di bathtub dengan alasan yang sama.

Pencopet - Kali ini Arthur berhasil memecahkan kasus seperti Detektif Sherlock Holmes yang dibacanya. Ceritanya Arthur bersama Komisaris dan rekannya yang lain berada di Stasiun. Arthur diminta masuk ke dalam, menyamar dan melaporkan jika ada pria dengan koper yang mencurigakan. 

Malang, Arthur malah kecopetan. Dari mulai dompet, jam tangan sampai bretelnya. Tapi berkat itulah, dia berhasil memecahkan kasus dan menangkap si pencopet.


Kena Tilang Juga - Sepasang suami istri memarkir mobilnya di parkir untuk disabled people. Arthur kebetulan berada di sampingnya. Sang suami pura-pura cacat, namun Arthur bisa membongkar aksinya.


Patroli di Musim Salju - Arthur menyuruh mobil yang melaju untuk berhenti. Namun, dia malah tertabrak dan dapat membenarkan kalau mobil itu sudah diganti bannya menjadi winter tire.


Memotong Antrean - Arthur berjaga di depan theater yang pintu loketnya belum terbuka. Seorang Ibu memotong antrean dan Arthur memintanya untuk mengantri seperti yang lainnya. Si Ibu tampak berusaha menjelaskan namun tidak didengar oleh Arthur. Belakangan kita tahu,  kalau si Ibu adalah kasir loket.


Izin Berjualan - Arthur dan Louis pergi ke pasar. Arthur berhasil mendapatkan beberapa barang gratis, karena para penjualnya tidak mempunyai ijin berjualan. Dia begitu yakin kalau toko yang terakhir mereka kunjungi juga tidak mempunyai ijin. Arthur pun memborong banyak baju bagus untuk Louis. Sialnya, si pedagang kali ini mempunyai ijin berjualan dan Arthur terpaksa membayar semua belanjaannya.


Berjaga Saat Hujan - Arthur kedapatan Komisaris memegang tongkat polisi dengan payung kecil mini di atasnya. Arthur merasa kesal padahal dia merasa punya cukup alasan untuk itu.


Di Pinggir Jalan ... - Arthur dan Albert tengah berpatroli, namun tiba-tiba ban mobil mereka kempes. Albert memarkir di pinggir jalan dan Arthur mengganti ban. Arthur yakin jaraknya cukup untuk mengganti ban. Sesaat kemudian dari arah belakang datang sebuah truk. Ketika truk sudah lewat, Arthur telanjang bagian belakang bawahnyanya.

Salah Tempat! - Seorang pria hendak terjun dari jembatan dan menjelaskan panjang lebar ke Albert dan Arthur alasan kenapa dia mau menjatuhkan diri. Si pria loncat, dan mendapati air sungai kering karena ini sedang musim kemarau

Mana Talinya? - Seorang pria loncat dari jembatan. Arthur mengira si pria loncat dengan tali. Sementara orang yang tadi mengerumuni si pria berpikir mengapa polisi tidak mencegah si pria itu terjun.


Ibu Komisaris - Arthur dan Albert menggoda wanita yang lewat. Si wanita meninjunya. Arthur menjadi marah dan ketika meminta ID si wanita, dia baru tahu kalau dia adalah Ibu Komisaris.


Mesin Pemotong Rumput - Seorang pria melaporkan tetangganya membuat keributan dengan memotong rumput di hari Minggu. Ketika Arthur mencoba meminta si pria untuk mematikan mesin potong rumputnya. Si tetangga mematikan namun menggeleng kaki Arthur dengan mesinnya.

Takut Pulang- Seorang pria berusaha menyelinap masuk ke rumahnya karena dia pulang telat dari pesta dan mabuk. Tetangganya mengira pria itu pencuri dan menelpon polisi. Si pria berhasil masuk perlahan ke dalam rumah. Tepat ketika dia bersiap naik ke tempat tidur (si istri pulas tertidur) tiba-tiba terdengar suara gedoran kencang polisi dan si istri pun terbangun dan sadar kalau suami pulang telat dan mabuk.

Karakter Utama dalam Cerita

Arthur Delfouille

Agen polisi dengan kode Agen 212 adalah polisi yang baik tapi sering tertimpa kemalangan. Badannya besar dan overweight menurut dokter yang memeriksanya. Partner patrolinya adalah Albert. Dia juga sering ditugaskan untuk menyamar.

Arthur menyukai pertandingan sepak bola dan semangat jika diajak berpartisipasi untuk memakai kostum di pesta tahunan polisi.


Louis Delfouille

Istri Arthur yang seorang ibu rumah tangga. 

Ibu Mertua Arthur

Ibu dari Louis yang menganggap Arthur bodoh dan kerap menyesali mengapa anaknya menikah dengan polisi seperti dia. Menurutnya, bukan salah Arthur karena semua orang lahir tidak dalam kondisi IQ yang sama.

Albert

Teman patroli Arthur. 

Komisaris Raoul

Komisaris polisi yang suka memberikan Arthur hukuman turun menjadi polisi lalu lintas jika terkena hukuman. 


Kiki

Anjing chihuahua yang dibeli Louis untuk melepaskan stres sebagai ibu rumah tangga. Awalnya Arthur malu karena ukuran Kiki yang sangat kecil (seperti Obelix dan Dogmatix) tapi kemudian menjadi sangat dekat ketika Kiki menggigit Ibu Mertua. 

Arthur menjadi sangat dekat dengan Kiki, bahkan menganggapnya seperti anak sendiri. 


Antagonis dalam Cerita

Karakter Antagonis yang kerap muncul di dalam komik.

Pencuri yang bisa membodohi Arthur.


Konklusi

Di cerita kali ini, Arthur tidak sial melulu dan tidak selalu masuk rumah sakit karena kesialannya. Walau begitu tetap lucu, sampai membuat pembaca enak tertawa membayangkan kejadiannya. 

Beberapa cerita di edisi kali ini juga lucu, seperti Umpan Beruang, Di Pinggir Jalan, Salah Tempat dan Memotong Antrian. 

Tidak hanya Agen Polisi 212 yang suka bertindak bodoh, kadang kita juga suka begitu di kehidupan nyata.

Star: 4

Buku ke-57 di tahun 2021


Fakta Tentang Komik Agen Polisi 212

Komik Agen Polisi 212 yang diterbitkan oleh PT Bhuana Ilmu Populer (BIP) berukuran 8,6 x 6,2 inch sejak tahun 2011. 16 edisi pertama pernah diterbitkan dalam ukuran besar 11 x 8,3 inch oleh PT Midas Surya Grafindo (Misurind) - perusahaan percetakan yang sudah tidak ada lagi sekarang.



  

  

Fakta Tentang Raoul Cauvin


Raoul Caouvin adalah penulis komik humor yang populer. Dia dilahirkan pada tanggal 26 September 1938 di Belgia. Dia bekerja di Dupuis sejak tahun 1960, menuliskan banyak komik dan banyak memenangkan penghargaan.




...
Nah setelah membaca review ini, apakah kalian juga tertarik membacanya? 
Happy reading!


xoxo

Baca juga: Edisi lain dari Agen Polisi 212

Referensi

Profil Raoul Cauvin, Wikipedia
Agent 212, Wikipedia.


0 Comentarios