Review Komik Agen Polisi 212: Dilarang Masuk #3

            

Komik Agen Polisi 212 Dilarang Masuk adalah seri ke-3 dari komik Agen Polisi 212 yang ditulis oleh Raoul Cauvin. 


Satu Kalimat tentang Dilarang Masuk, Agen Polisi 212

Ada yang lahir untuk bersenang-senang, tapi yang lainnya lahir untuk menderita (Arthur, halaman 29)



agen-polisi-212-dilarang-masuk




Review Komik Agen Polisi 212: Dilarang Masuk


Agen Polisi 212: Dilarang Masuk
L'Agent 212 29 - L'Agent 212 Sens Interdit
Penulis: Raoul Cauvin
Translator: Herry Wijaya
Penerbit: Misurind
1988
48 halaman



Sinopsis

Miskomunikasi Antarbangsa - Arthur ditugaskan ke TKP kecelakaan mobil di perempatan Jl. Bakung dan Jl. Bumi. Ternyata mobil satu dikendarai oleh orang Arab dan satu lagi orang Jepang. Masing-masing berbicara dengan bahasanya sendiri.

Arthur yang pusing karena dirinya dan mereka tidak bisa berkomunikasi dua arah, bertanya apakah ada saksi mata dan ternyata ada.

Sayang, saksi mata berbicara Yunani. Arthur menjadi makin pusing dan akhirnya meluapkan kemarahannya. Di kantor polisi, Komisaris bertanya apa yang terjadi karena mereka mendapatkan keluhan dari kedutaan ketiga negara tersebut.


Insomnia Musikal - Arthur dikirim untuk mengecek keluhan seorang pria di Jl. Apel. Pria itu mengatakan tetangga apartemennya yang berasal dari Skotlandia memainkan bagpipe karena ingin bernostalgia. 

Sebelumnya pria itu sudah memperingatkan dan tetangganya pun meminta maaf. Namun tidak berapa lama suara bagpipe kembali muncul. Kali ini karena ulah kucingnya. Si pria yang kesal akhirnya menelpon polisi. 

Setibanya Arthur disana, dia tidak mendengar suara apapun. Si pria meminta Arthur menunggu sampai 3 jam. Ketika Arthur kehilangan kesabaran dan hendak pergi, pria itu berkata bahwa tetangganya pasti tahu. Dia pun mulai membuat keributan dengan mengetok dan memecahkan barang ke lantai.

Si tetangganya kemudian datang dan mengatakan kalau pria itu mengganggu tidurnya. Akhirnya si pria pelapor yang malahan ditangkap. Ketika pria itu sudah pergi, si tetangga kembali memainkan bagpipe.


Akibat Narkoba - Alfred bertukar shift dengan Albert. Albert menginformasikan kalau ada tahanan pecandu yang sedang teler. Isi kantongnya dia taruh di pinggir meja dan nanti akan ada ambulans yang datang menjemput si pria.

Ketika Alfred mengecek barang si pria, dia hanya menemukan beberapa kunci, sedikit receh dan beberapa puntung rokok. Dia pun teringat kalau dia lupa membawa tembakau. 

Dia memutuskan untuk mengisi pipanya dengan isi tembakau dari puntung rokok si pria.

Tidak lama Albert mulai berhalusinasi. Apa yang terjadi? (ps: cerita ini sampai membuat saya menangis tertawa).


Anjing Setia - Seorang pemilik toko mengusir anjing yang berada di depan tokonya. Arthur mendapatkan cara agar si pemilik toko memberikannya tulang untuk diberikannya kepada anjing malang itu.

Ternyata setelah diberi tulang, anjing malah mengikuti Arthur kemana pun dia pergi dan setia berdiri di sampingnya ketika dia bertugas di jalan raya. Komisaris yang menjumpai Arthur dalam keadaan itu, merasa tidak suka dan mengirimkan anjing itu ke tempat penitipan anjing.

Ketika Arthur pulang, dia mendapati anjing itu berada di rumahnya. Apa yang terjadi? Baca kisah lengkapnya di komik ini yang bisa juga kalian pinjam dari app Ipusnas.


Panas dan Dingin - Ketika sedang tertidur, Arthur mendengar suara "brak, brak, brak" yang ternyata berasal dari kayu jendela di lantai bawah yang tidak tertutup rapat.

Saat Arthur mencoba menutupnya dari luar rumah, angin menutup kencang pintu rumah dan dia terkunci dari luar (sistem pintu rumah di Eropa langsung mengunci ketika tertutup). 

Kondisi saat itu yang sedang turun salju dan Arthur yang hanya mengenakan baju tidur membuatnya mulai kedinginan. Dia terus berteriak memanggil Louise, namun dia tidak mendengar karena mengenakan penyumbat telinga.

Setelah gagal tidur di kandang anjing, akhirnya dia pergi ke kantor polisi. Albert menyuruh Arthur untuk mengganti piyamanya dan mengenakan mantel bulu yang ditinggalkan seorang wanita di restoran. Tidak lupa, dia memberi Arthur sedikit alkohol untuk menghangatkan badan.

Tanpa diduga, Komisaris datang. Bagaimana kondisi Arthur?


Cemaraku Sayang ... Cemaraku Malang - Untuk membuat ruangan lebih ceria, Arthur memasang dekorasi pada cemara kecil yang dibelinya. Namun usahanya tidak berjalan mulus.


Menyamar - Arthur menyamar menjadi ibu-ibu, karena banyaknya laporan penjambretan di malam hari. Setelah yang pertama gagal, karena dia memukul orang yang meminta api. Percobaan kedua, dia berhasil menangkap si penjambret.

Sayang, dia kemudian ditugaskan untuk menangkap pencuri kalkun. Karenanya Arthur harus menyamar jadi kalkun.


Malam Tahun Baru - Arthur kebagian bertugas di jalanan saat malam tahun baru. Tiba-tiba seorang pria mendekatinya dan berkata ingin mengundangnya makan malam. Dia mempunyai makanan tapi tidak punya tempat. 

Pria itu bertanya apakah bisa menggunakan kantor polisi. Akhirnya mereka berdua sepakat bertemu di kantor tepat saat dentang jam ke-12.

Pria itu kemudian pergi dan masuk ke dalam gereja. Dia menunggu di depan gedung dimana orang tengah merayakan pesta pergantian tahun. Ketika mereka menghitung mundur waktu, jam gereja tidak berdentang. Akhirnya semua orang keluar dan ingin melihat yang terjadi.

Si pria itu kemudian masuk ke dalam gedung dan mengambil semua makanan kemudian pergi ke kantor polisi. Arthur yang tidak tahu apa-apa, menganggapnya itu sebagai keajaiban malam tahun baru.


Anjing Polisi - Seorang kakek berusia hampir 100 tahun dikabarkan hilang. Komisaris meminta Arthur pergi ke tempat pelatihan anjing dan membawa seekor yang penciumannya tajam. 

Setiap anjing yang ada di tempat itu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Ada yang benci polisi sampai membuat Arthur ketakutan. Ada yang pemalu. Ada yang kalau bertemu dengan anjing betina, dia pasti lupa daratan.

Pilihan akhirnya jatuh pada anjing kecil, yang pada pencarian kedua berhasil menemukan si kakek.

Namun ternyata anjing ini juga mempunyai kekurangan yang akan Arthur ketahui segera. Hmm, apa ya? Yang jelas cerita ini lucu sekali.


Sulit Tidur - Seorang pria melaporkan dia putus asa karena tidak bisa tidur selama 6 bulan akibat suara bising yang ditimbulkan tetangganya yang pemabuk. Arthur berbicara dengan si pemabuk untuk tidak membuat keributan. Si pemabuk pun melakukan apa yang diminta. 

Keesokan harinya si pria datang lagi ke kantor polisi kalau dia tidak bisa tidur karena merasa cemas tidak tahu kapan si pemabuk pulang. Arthur kembali berbicara lagi dengan si pemabuk, agar dia mengetuk pintu apartemen si pria dan berkata apa saja agar dia bisa tidur dengan tenang.

Malam harinya terdengar suara ketukan diikuti perkataan "kebakaran" di apartemen si pria. Malang ternyata itu benar kebakaran, dan yang mengetuk adalah pemadam kebakaran. Sementara si pria menangis di dalam apartemennya di pagi hari karena dia malah lanjut tidur malam itu.


Terima Saja - Seorang anak yang bermain di lapangan kosong menendang bola dan tidak sengaja memecahkan kaca. Arthur yang menyaksikan kejadian tidak berbuat apa-apa. Dia menganggap ketika kecil, kita melakukan yang sama dan jika kaca pecah, artinya memberikan penghasilan kepada tukang kaca.

Si pria yang kesal, memanggil anaknya dan memberikan bola. Tidak lama kemudian Louise datang membawa bola anak itu dan meminta Arthur mengatakan sesuatu. Kali ini Arthur mati kutu.


Hidup Pemadam Kebakaran! - Mobil pemadam kebakaran bertanya jalan Gagak Batuk kepada Arthur. Arthur mencarinya di map manual, dan membutuhkan waktu yang lama ... sangat lama untuk mencarinya. Sampai si pemilik bangunan yang kebakaran berkata, dia tidak butuh lagi pemadam kebakaran karena sudah jadi abu.


Protagonis dalam Cerita

Arthur Delfouille

Agen polisi dengan kode Agen 212 adalah polisi yang baik tapi sering tertimpa kemalangan. Badannya besar dan overweight menurut dokter yang memeriksanya. Partner patrolinya adalah Albert. Dia juga sering ditugaskan untuk menyamar.

Arthur menyukai pertandingan sepak bola dan semangat jika diajak berpartisipasi untuk memakai kostum di pesta tahunan polisi.


Louis Delfouille

Istri Arthur yang seorang ibu rumah tangga. 


Ibu Mertua Arthur

Ibu dari Louis yang menganggap Arthur bodoh dan kerap menyesali mengapa anaknya menikah dengan polisi seperti dia. Menurutnya, bukan salah Arthur karena semua orang lahir tidak dalam kondisi IQ yang sama.


Albert

Teman patroli Arthur. 



Komisaris Raoul

Komisaris polisi yang suka memberikan Arthur hukuman turun menjadi polisi lalu lintas jika terkena hukuman. 



Kiki

Anjing chihuahua yang dibeli Louis untuk melepaskan stres sebagai ibu rumah tangga. Awalnya Arthur malu karena ukuran Kiki yang sangat kecil (seperti Obelix dan Dogmatix) tapi kemudian menjadi sangat dekat ketika Kiki menggigit Ibu Mertua. 


Arthur menjadi sangat dekat dengan Kiki, bahkan menganggapnya seperti anak sendiri. 



Antagonis dalam Cerita

Karakter Antagonis yang kerap muncul di dalam komik.

Pria pemabuk dengan kostum seperti orang pulang dari pesta. Selalu menyulitkan polisi dan tidak pernah ingat siapa dirinya.

Suicidal Man si Kakek yang tidak pernah bosan mencoba untuk bunuh diri. Sayang aksinya selalu berhasil digagalkan oleh Arthur walau seringnya mereka berdua tertimpa kesialan.


Konklusi

Cerita dalam edisi ini banyak cerita panjang, tidak hanya 1-2 halaman saja. Buat saya pribadi, cerita Akibat Narkoba dan Anjing Polisi bisa membuat meneteskan air mata saking lucunya.

Star: 4

Buku ke-61 di tahun 2021


Fakta Tentang Komik Agen Polisi 212

Komik Agen Polisi 212 yang diterbitkan oleh PT Bhuana Ilmu Populer (BIP) berukuran 8,6 x 6,2 inch sejak tahun 2011. 16 edisi pertama pernah diterbitkan dalam ukuran besar 11 x 8,3 inch oleh PT Midas Surya Grafindo (Misurind) - perusahaan percetakan yang sudah tidak ada lagi sekarang.



  

  

Fakta Tentang Raoul Cauvin


Raoul Caouvin adalah penulis komik humor yang populer. Dia dilahirkan pada tanggal 26 September 1938 di Belgia. Dia bekerja di Dupuis sejak tahun 1960, menuliskan banyak komik dan banyak memenangkan penghargaan.




...
Nah setelah membaca review ini, apakah kalian juga tertarik membacanya? 
Happy reading!


xoxo

Baca juga: Edisi lain dari Agen Polisi 212

Referensi

Profil Raoul Cauvin, Wikipedia
Agent 212, Wikipedia.


0 Comentarios